Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Di Sesi US Kenapa EUR/USD Melemah..?
Friday, 18 July 2025 04:35 WIB | EUR/USD |EUROPE

EUR/USD melemah selama sesi Amerika Utara, melemah 0,38% setelah rilis data ekonomi dari Amerika Serikat (AS), yang memicu reaksi investor, yang memangkas taruhan mereka bahwa Federal Reserve (Fed) akan memangkas suku bunga. Pada saat penulisan, pasangan mata uang ini diperdagangkan di 1,1598, setelah mencapai level tertinggi di 1,1642.

Selera risiko membaik setelah Presiden AS Donald Trump membantah rumor bahwa ia berencana memecat Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Arus berita tetap sepi, meskipun data ekonomi dari AS terus membenarkan sikap The Fed saat ini, yang telah diungkapkan oleh sebagian besar pejabat sebagai hal yang wajar, karena pasar tenaga kerja solid, Penjualan Ritel membaik, dan laporan Indeks Harga Konsumen (IHK) bulan Juni yang dirilis Selasa menunjukkan bahwa inflasi sedang menuju ke 3%.

Sebelum Wall Street dibuka, Klaim Pengangguran Awal untuk minggu sebelumnya berada di bawah perkiraan. Pada saat yang sama, Penjualan Ritel bulan Juni melampaui data bulan Mei dan proyeksi para ekonom, meskipun data tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga barang dan jasa mungkin menjadi penyebab laporan yang optimis tersebut.

Pidato-pidato The Fed telah menjadi berita utama, dengan Gubernur Adriana Kugler, Gubernur The Fed San Francisco Mary Daly, dan baru-baru ini, Presiden The Fed Atlanta, Raphael Bostic. Ia mengatakan bahwa prospek ekonomi masih sangat tidak pasti, menambahkan bahwa penyesuaian tarif adalah penyebab yang menghalangi jalan menuju penurunan suku bunga lebih lanjut.

Di AS, laporan inflasi Zona Euro (ZEE) menunjukkan bahwa harga-harga sedikit naik, tetapi masih mendekati target 2% oleh Bank Sentral Eropa (ECB), berbeda dengan inflasi AS.

Pekan ini, agenda ekonomi Eropa akan menampilkan angka Indeks Harga Produsen (IHP) Jerman sebagai katalis utama bagi Euro, dengan perkiraan yang menunjukkan bahwa proses disinflasi terus berkembang. Di AS, Sentimen Konsumen Universitas Michigan ditunggu, bersama dengan pidato-pidato dari The Fed.(Cay)

Sumber: Fxstreet

RELATED NEWS
Dolar AS Tergelincir, Drama Greenland Bikin Panas AS Eropa...
Monday, 19 January 2026 15:17 WIB

Nilai dolar AS melemah di awal pekan setelah ketegangan antara Amerika Serikat dan Uni Eropa memanas terkait isu Greenland. Pasar menilai konflik politik yang dibawa ke jalur tarif berpotensi menggang...

EUR/USD tetap defensif karena Dolar AS menguat di tengah perdagangan yang tipis...
Wednesday, 31 December 2025 19:40 WIB

EUR/USD kehilangan poin untuk hari keenam berturut-turut pada hari Rabu, diperdagangkan di bawah 1,1730 setelah mencapai puncak di atas 1,1800 minggu lalu. Pasangan mata uang ini kesulitan di tengah r...

EUR/USD Ngegas Lagi?...
Wednesday, 17 December 2025 08:51 WIB

Pasangan EUR/USD bergerak stabil di sekitar 1,1750 pada sesi Asia hari Rabu. Pergerakannya terlihat "nahan" setelah sehari sebelumnya sempat turun tajam dari level tertinggi sejak 24 September. Meski...

Euro Menguat ke Level Tertinggi Dua Minggu...
Monday, 1 December 2025 16:47 WIB

Euro rebound di atas $1,16 pada hari Senin (1/12), mencapai level terkuatnya sejak pertengahan November, karena investor mengambil sikap hati-hati menjelang data ekonomi utama Zona Euro dan AS yang da...

Euro Diam-Diam Menekan Dolar?...
Friday, 28 November 2025 07:25 WIB

EUR/USD bergerak datar pada perdagangan Kamis di kisaran 1,1596, karena likuiditas pasar menipis saat AS libur Thanksgiving. Meski tidak banyak gerak, tekanan terhadap dolar AS tetap terasa seiring me...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS